Jumat, 11 Juli 2014

Jangan Menangis

Aku yakin dan percaya setiap perbuatan pasti ada balasannya, walau itu hanya sekecil zahra.
Percayalah mungkin hari ini kita banyak mengeluarkan airmata, karena mungkin esok telah disiapkan tawa dan senyum bahagia. Biarkan airmata mengalir untuk melembutkan hati. Jadikan setiap episode kehidupan ini sebagai dinamika indah yang di siapkan olehNya.

Jangan menangis saudaraku...kamu tak pernah sendiri, pasti ada tangan-tangan Allah yang siap menolong. Kalian hebat, kuat dan hamba pilihan yang dilahirkan dibumi jihad, bumi para syuhada yang darahnya tercium hingga kesurga.

Jangan menangis, usaplah airmatamu. Ingatlah janji Allah, siapa yang berjuang dijalan Allah(jihad) surgalah balasannya. Kalian hamba pilihan, kematian kalian telah ditunggu malaikat penjaga surga.
Biarkan deru peluru dan roket memborbadir dirimu, biarkan nyawa menjadi taruhannya, aku percaya dibulan suci ini Allah Maha Tahu apa yang terbaik buat hambaNya.

Teruslah teriakan takbir, pengumandang semangat untuk tidak takut melawan para zionis biadab. Anak-anak dan wanita tak berdaya menjadi sasaran amukan nafsu biadab. Hati nurani mereka telah mati, mungkin mereka bukan manusia tetapi iblis berwujud manusia.

Jangan menangis saudaraku, kami siap membantumu. Walau tak bisa ikut bertempur, selaksa do'a buat kalian selalu tercurah disetiap sujud kami.

Ya Allah, kuatkan dan lapangkan hati mereka, saudara kami dalam menghadapi ujian cinta dariMu. Jagalah mereka dengan RohimMu. Aamiin
#save Gaza

Rabu, 09 Juli 2014

#SAVE GAZA

Darah mengalir deras, deru peluru dan jet tempur ibarat kembang api memecah langit.
Tak ada lagi senyum riang anak-anak.
Tak ada lagi buka nikmat puasa.
Tak ada lagi senangnya memakai baju baru.
Tak ada lagi celotehan "kapan idul Fitri."
Semua telah menjadi hitam kelam.
Tak ada lagi indahnya ramadhan.
Bagi mereka kematian sudah terbayang didepan mata.

Dimana hati nurani mereka, biadabkah atau apakah.
Apakah mereka mampu memadamkan panasnya api neraka.
Apakah membunuh bagimu adalah suatu kebanggaan.
Ingatlah bahwa pasti ada hari pembalasan itu.

Saudaraku.....
Ingatlah bahwa pintu surga telah terbuka lebar untukmu.
Sabarlah dalam taat dan dalam sujudmu.
Ingatlah Allah bersamamu, kau tak sendiri.
Dalam penderitaan pasti ada Kenikmatan yang abadi kelak.
Teriak takbir, darah yang mengalir dan kematian syahidmu adalah saksi di hari tak akan ada naungan.


Senin, 07 Juli 2014

pilih satu atau dua?

sebentar lagi sudah pilpres, ayo siapa presiden pilihan hati nuranimu?. siapapun pilihan anda tetap adem dan damai semoga itulah yang terbaik buat indonesia.

beda pendapat dan pilihan itu wajar, tetapi saling menghujat dan mengorek kesalahan yang lain itulah yang tercela. Bukan zamannya kita saling debat mana yang terbaik tetapi bersikap arif dan bijaksana dalam mendukung capres pilihan kita itulah tujuan demokrasi.

jadilah pemilih yang bijak, bukan saling menginjak dan menjatuhkan. mari satukan tangan kita buat indonesia lebih baik. siapapun presiden indonesia mari kita do'akan itulah pemimpin yang terbaik untuk rakyat indonesia. siapapun yang kalah jangan saling menyalahkan dan menyerang tanpa arah, tetapi membuka dan melapangkan hati. seorang pemenang itu bukan yang pandai menjegal tetapi dia yang bangkit untuk lebih baik.

tunjukan kepada dunia bahwa indonesia adalah negara yang damai. perbedaan bukan ajang pembenaran diri tetapi ikatan untuk mengerat ukhuwah. ayo sob, saatnya indonesia lebih baik dan bermartabat, indonesia bukan hanya milik jokowi-jk atau probowa-hatta, tetapi milik kita semua yang terlahir dan besar dibumi indonesia.

sob, jadikan momen pilpres ini ajang silahturahmi demokrasi, mudah-mudahan berlangsung damai, aman dan tertib. dan tiada lagi saling menjelek-jelekan, tetapi saling mendukung dan menunjang.

"walaupun kau tak bisa menjadi bulan, tetapi kau mampu menjadi bintang yang saling bersinergi menghias indahnya malam."

sob, dukung pemilu presiden damai, aman dan tertib. semoga presiden yang terpilih kelak dialah pemimpin rakyat yang amanah, jujur dan mampu membuat indonesia jauh lebih baik. Aamiin

Minggu, 06 Juli 2014

#Udah Putusin Aja

iya sih ganteng,,
tapi kalau ditanya kapan mau ngelamar suka langsung pura pura mati.
cape deh.. ^^

mari bersama perbaiki diri, hingga kelak dipertemukan dengan dia yang juga memperbaiki diri.

--> menikah is better, aamiin


Jumat, 04 Juli 2014

Ruang Hati

Ruang Hati......

Sedih, senang, tawa, tangis, riang dan duka, semua menyatu indah dihati ini.
Kadang semua terasa berat untuk dilalui, hingga kita lemah untuk bangkit lagi.
Terpuruk, terhina dan terpinggirkan seolah menyekam dalam satu muara.
Gelap dan tersesat, entah kemana harus melangkah.
Hidup dalam ketidak berdayaan, termakan waktu entah kapan berakhir.

Setitik cahaya terang menerobos celah hati.
Mencairkan beku dan dinginnya kisi-kisi hati.
Pelan terasa, mampu menggetarkan.
Satu, dua hingga tak terhingga cahaya itu mampu mengubahnya.
Cahaya cintaNya, tulus merekah dalam tiap gersangnya hidup.
Hati mati, tanpa cahayaNya.
Dingin, beku hingga membusuk.

Rabb, hati ini terlalu mahal.
NikmatMu yang begitu besar, menjulang bagai kokohnya uhud.
Sukma berharap PadaMu dalam tiap sujud.
Alunan do'a dan tasbih tercurah merdu atas cintaMu.
Jagalah sekeping hati yang indah ini.
Ku tak ingin kembali lagi dalam jurang kelam hidup.
jagalah..
jagalah... dan kuatkan langkah ini.
Aamiin.

Kamis, 03 Juli 2014

Sang Pemimpi..dengan Mimpi, dengan Aksi

Sang Pemimpi..dengan Mimpi, dengan Aksi

7 Juli 2010 pukul 11:41
Sang Pemimpi..dengan Mimpi, dengan Aksi



Aku sang Pemimpi. Dari dulu hingga kini bahkan nanti, aku tetap seorang pemimpi. Mimpi-mimpi selalu membuatku bersemangat menjalankan hari-hariku. Mimpi itu tak hanya sekedar di otak lalu berlalu begitu saja. Tapi aku memiliki sebuah buku mimpi. Ya, dreambook yang aku tulis sejak aku duduk di kelas 6 SD hingga kini. Bahkan tumpukan buku yang sudah berjumlah sebelas ini masih tersampul dan tersimpan rapi dalam keranjangku.

Semula diawali dengan betapa menyenangkannya merancang masa depan dengan mimpi-mimpi yang dahsyat yang bisa kukarang sesuka hati. Kususun mimpi itu dengan membaginya secara garis besar: jangka panjang dan jangka pendek. Untuk mimpi jangka pendek kutulis ia dengan lebih rasional dengan melihat kondisiku pada saat itu. Sementara untuk mimpi jangka panjang kutulis apa saja mimpi-mimpiku. Sebanyak-banyaknya. Panjang. Berderet-deret. Berbaris-baris. Sambil menulis mimpiku, seringkali aku tersenyum sendiri-sendiri karena kubuat film di otakku tentang masa depanku itu.

Tak cukup sampai disitu. Kegemaranku dalam bermimpi membuatku lebih kreatif menulisnya dalam dreambook-ku. Kubagi lagi mimpi-mimpi itu dalam beberapa aspek. Agama, pendidikan, pekerjaan, keluarga, masyarakat dan hiburan. Tak hanya mimpi, tapi di lembar berikutnya kutulis, “How to get it”. Bukan mimpi tanpa menifestasi. Tapi mimpi yang butuh action agar bisa terealisasi. Kutulis langkah-langkah apa saja yang harus kulakukan untuk mencapainya. Hal-hal apa saja yang wajib kupelajari untuk bisa menuju ke sana. Tak lupa kutulis waktunya. Tahun segini harus begini, tahun berikutnya harus begitu. Begitu seterusnya.

“Barangsiapa pada hari ini (amalnya) lebih baik dari hari kemarin, maka berarti ia beruntung. Barangsiapa pada hari ini keadaannya sama dengan hari kemarin, maka berarti ia merugi. Dan barangsiapa pada hari ini keadaannya lebih buruk dari hari kemarin, maka sesungguhnya ia termasuk orang yang terkutuk atau tersesat.” (HR Al-Hakim)”

Aku tak berpikir untuk menjadi yang terbaik,tapi aku selalu ingin berusaha melakukan yang terbaik dalam segala kesempatan untuk mewujudkan mimpi-mimpiku..karena musuh terbesar bukan orang lain tapi diri sendiri. Musuh melawan rasa malas dan tentu saja hawa nasfu yang mendarah daging dalam fitrah sebagai manusia. Tentu saja berusaha agar dari waktu ke waktu ada peningkatan dan perbaikan.

Ternyata apa yang kulakukan sejak hampir 9 tahun itu begitu populer kini. Seminar-seminar motivasi begitu pula berbagai macam buku-buku ternyata mewajibkan kita untuk bermimpi. Namanya macam-macam. Mulai dari menyusun proposal hidup (bukan hanya menikah saja yang butuh proposal, tapi hidup membutuhkan itu, walau pernikahan termasuk di dalamnya hehe ), rencana hidup, jalan menjadi orang sukses dll.Memang benar. Hidup harus seperti itu. Hidup harus punya mimpi dan punya aksi. Itu menjadikan hidup kita memiliki tujuan dan tak terbuang sia-sia. Bagiku hidup bukan seperti air yang mengalir kemanapun arus membawanya. Ia bukan Let it flow yang kebanyakan anak muda katakan. Kehidupan yang tak memiliki mimpi dan tak dirancang membuat kita santai menjalani waktu.Waktu yang sejatinya digunakan untuk bisa berkarya dan berproduktif berlalu begitu saja. Mereka tak menyadari bahwa karyalah yang membuat kita ada dan bahwa di luaran sana orang tengah berlomba-lomba menuju kesuksesannya. Bukankah gagal mempersiapkan berarti tengah bersiap-siap untuk gagal? Maka memang, keberhasilan itu dibangun dari sekarang. Dengan mimpi dengan aksi. Maka merugilah orang-orang yang tak punya mimpi…

Setiap mimpi yang berhasil terwujud kuceklis dengan rasa syukur yang tak henti-hentinya. Terwujud lagi, kuceklis lagi, terus seperti itu. Dreambook-ku penuh dengan tanda ceklis sebagai bukti bahwa aku bekerja keras untuk mewujudkannya. Sementara ada bagian lain yang tak diberi tanda. Itu adalah mimpi yang tak terwujud.. Memang, tak semua mimpi bisa menjadi nyata. Pernah mendengar istilah keberhasilan yang tertunda kan? Tak ada kata gagal ketika mimpi itu tidak terwujud tapi keberhasilan yang tertunda. Bisa saja di waktu yang tepat kita bisa meraihnya dan bisa pula kegagalan itu yang membuat kita belajar banyak dan batu loncatan untuk mendapatkan keberhasilan di tempat lain. Maka buatlah plan B dan mimpi-mimpi baru. Jangan pernah menjadi orang yang pasrah. Karena pasrah berarti menyerah pada keadaan lantas tak mau lagi untuk bangkit. Tapi berlapangdadalah. Karena lapang dada berarti membuka hati seluas-luasnya menerima dengan ikhlas apapun yang diperoleh. Tak lupa pula ikhtiar itu seiring dengan tawakal. Berusaha sekeras mungkin tapi juga siap dengan segala kemungkinan yang terjadi..

Bermimpilah! Mimpi membantu kita menyiapkan keberhasilan. Ikrarkan saja, “Saya pasti menjadi orang yang berhasil!” Itu bukan ungkapan sombong tapi ungkapan positif yang penuh dengan keoptimisan

Maka teman, bermimpilah! Jadilah seorang pemimpi dengan aksi agar tak menjadi tong kosong nyaring dalam berbunyi atau NATO? Not action talk only? Hehe..susunlah masa depan dari sekarang, bermimpi sebanyak-banyaknya, gali potensi, belajar tak pernah henti dan terus cetak prestasi! Tentu saja doa sebagai senjata yang ampuh untuk semuanya. Biarkan Allah yang menentukan SETELAH kita BERUSAHA KERAS sampai titik darah penghabisan.

Untuk menjadi seorang yang luar biasa kita harus melakukan hal-hal yang luar biasa…dimulai dari 3M sebuah ungkapan populer dari Aa Gym: Mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang dan mulai dari hal kecil. Atau ingin menjadi orang biasa? Mudah. Bermalas-malaslah, biarkan waktu berlalu begitu saja.. tanpa mimpi tanpa aksi..

Pilihan!

by: OSD
25 Desember 09

Rabu, 02 Juli 2014

Dream And Actions#1


Setiap manusia telah  dibekali kelebihannya masing-masing yang bebeda. tetapi manusia cenderung mengorek kelamahannya saja, boleh sih intropeksi diri tetapi tidak menjadikan hal itu sebagai pemicu sifat pesimistis dan putus asa.

kadang kita takut untuk bermimpi terlalu tinggi, kalau jatuh pasti lebih sakit. itu hanya alasan klasik, lihat saja Neil Amstrong, orang pertama yang berhasil menginjakkan kakinya dibulan. mungkin bagi sebagian orang itu mustahil tetapi dengan mimpi dan kerja nyata ( actions ) semua menjadi nyata, InsyaAllah.#dreams and actions