Sabtu, 14 Juni 2014

Virus Merah Jambu



Virus merah jambu

Bicara masalah cinta pasti bakalan seru, karena virus yang satu ini bikin si penderita merasa bahagia, senang, galau dan patah hati. virus ini bisa dirasakan ketika debaran jantung diatas normal jika sedang melihat sang pujaan hati, panas dingin ketika menatapnya, salah tingkah ketika disapa dan sering melamun hingga terbawa sampai mimpi. Pokoknya semua hanya dia dan dia lagi. Jatuh cinta berjuta rasanya begitu dalam sebuah judul lagu ada tawa kadang ada tangis bagai asam manis deh! Ohnya, memang iya sih hehe^^.
Back to my experience, dulu waktu saya masih di zaman bahula pernah juga merasakan virus merah jambu. Mungkin banyak yang bilang masak sih, seorang yanuar bisa jatuh cinta hehe.. kan cinta manusiawi dan menjadi fitrah tiap manusia yang telah dibekali sebuah hati. Saya pernah jatuh cinta dengan teman satu kelas tetapi bisa disebut cinta monyet. Pokoknya dalam pikiran selalu bahagia dan deg-degan. Bahaya banget virus ini karena membuatku terlena dan lupa daratan. Saya lebih fokus kepada dia, pelajaran sekolah seolah oase saja yang penting saya dekat dengannya.
Karena virus ini menyebar sampai ubun-ubun daripada saya gila permanen, akhirnya saya membuat kesalahan terindah dalam sejarah hidup saya. Saya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku kepadanya tanpa persiapan dan spontanitas saya menembaknya. Jika ingat peristiwa itu jadi gokil sendiri hehe. Alhasil…..ta…ra… saya di tolak.
Apakah dengan penolakan tersebut saya berhenti dan jera mengobral cinta. Tidak sama sekali! Setiap ada cewek yang saya suka dan membuat nyaman langsung saya ungkapkan. Ternyata dari sekian obralan cinta yang saya ungkapkan tak satupun berujung pada penerimaan, betul semua menolak. Mungkin dari sekian penolakan tersebut Allah punya rencana yang lebih indah, dengan begitu saya banyak belajar tentang eksensi cinta itu apa.
Apakah cinta itu hanya sekedar ucapan ‘ I love you’, tidak sama sekali cinta itu lebih luas dari sekedar rayuan gombal alay bin lebay. Cinta pada hakekatnya adalah rasa yang suci terlahir dari dasar hati yang tulus dan alamiah. Jika ada yang bilang cinta itu aku dan kamu pacaran…preet basi bingiiit karena cinta bukan hanya mainan dan coba-coba. Kalau sudah ada cinta atas nama pacaran itu hanya bentuk kontaminasi dari suci cinta tersebut. Berhati-hatilah jagalah cintamu hanya untuk dia yang halal bagimu. Bila sudah terjangkit virus merah jambu, redamlah dan hayati bahwa inilah salah satu nikmat dariNya. Bersyukur kita bisa merasakan virus yang satu ini tetapi kontrol dan bentengi diri dengan ilmu agama yang mempuni. Alihkan cintamu hanya karenaNya, mintalah keteguhan dan kesucian cinta agar terhindar dari noda-noda maksiat yang menjerumuskan kita kelembah penuh kenistaan.
Virus merah jambu memang indah tetapi akan lebih indah jika itu bentuk virus cinta kepada Sang Maha Penyayang. So sweet kan jika hati ini dipenuhi dengan cinta kepadaNya.
Ya Allah, jagalah cinta yang ada di hati ini. jangan kau hapus cinta ini jika akan membawa kepada cintaMu. Bimbinglah kearah yang Kau ridhoi jika cinta ini salah. Kaulah pemilik cinta dihati ini, jagalah dan selamatkanlah dari virus-virus maksiat yang akan menciderai cinta dihati ini. Aamiin

Jumat, 13 Juni 2014

Surat Cinta Buat Ibu



SURAT CINTA BUAT IBU
Jum’at, 20 september 2013

Kadang aku berpikir kenapa waktu begitu cepat berlalu. Baru kemarin kau menggendongku sekarang kau pergi untuk selamanya. Aku ingat sekali bagaimana kerja keras kau selama ini untuk membesarkan kami agar bisa hidup layak, kau berjuang walau cucuran keringat membasahi sekujur tubuhmu tetapi semua lenyap seketika saat kau lihat anakmu tersenyum bahagia. Teringat cerita orang saat pertama kali kau mengandungku, kau masih saja bekerja banting tulang menjual sayur keliling kampung walau saat itu usia kandungan kau hampir 9 bulan.

Begitu sayangkah kau kepada kami, sedang kami belum bisa memberimu apapun, tetapi cacian dan marahan kami selalu mengiringi sisa hidupmu. Maafkan anakmu ini yang masih saja durhaka kepadamu. Kami memang tak tahu diri sedangkan kau dengan sabar dan sejuta ketulusan memberi maaf kepada kami. Kau benar-benar bidadari dunia yang anggun sederhana tanpa polesan make-up yang mahal, bagi kau air wudhu sudah cukup untuk membuat wajah kau cantik alami.

Banyak pelajaran hidup yang kau ajarkan kepadaku, mulai hidup sederhana hingga bagaimana kita menjadi orang yang berguna untuk orang lain. Kau selalu mencurahkan segalanya hingga tak kau pedulikan dirimu sendiri. Kau sering bohong, pura-pura kenyang sudah makan sebenarnya kau tak tega jika anakmu kekurangan makan, rela bangun lebih awal dan tidur paling akhir demi melihat keluargamu aman. Kau sungguh wanita mulia, cintamu tanpa pamrih walau kami sering menyakiti hatimu. Andai gunung uhud menjadi emas dan lautan menjadi berlian tak akan pernah mampu kami membayar ketulusan cinta dan pengorbananmu.

Ibu, aku bukan ahli sastra yang bisa menuliskan kata-kata puitis. Tetapi yang perlu kau tahu cintaku tulus kepadamu. Andai saja aku mampu mengatur waktu, aku ingin lebih lama menghabiskan waktu denganmu. Aku ingin berbagi cerita denganmu, ingin menikmati masakanmu dan ingin tidur di pangkuanmu. tak terasa hampir 9 bulan kau meninggalkan kami tetapi cintamu tak akan pernah terhapus oleh waktu. Walau rambutku telah memutih dan langkah sudah terseok-seok semua tentangmu akan tetap melekat direlung hatiku.

Ibu, cintamu peneduh diwaktu panas, menghangatkan ketika dingin. Belaian tanganmu obat penenang hati. Senyummu penawar gundah dan do’amu penyerta langkahku.

Terimakasih atas semua pengorbananmu kepada kami dan maafkan kami atas kesalahan yang menyakiti hatimu. Terlalu banyak cerita aku dan kau yang tak semua bisa ku tuliskan dalam surat cinta ini tetapi semua terekam indah dalam setiap memory hidupku. Sungguh kaulah wanita luarbiasa yang ku kenal selama ini. koki paling handal, dokter paling mujarab, asisten rumah tangga yang cekatan, guru paling pintar, pakar keuangan paling jago dan pasti ibu yang hebat.

I love you, ibu. Aku kangen senyummu, omelanmu, masakanmu dan perhatianmu. Hanya untaian doa yang bisa kupanjatkan kepadamu. Semoga kau tenang dialam sana.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, rahmatilah dia, sejahterakanlah dan maafkanlah segala kesalahannya. Muliakan tempatnya, luaskan kuburannya, terimalah kebagusannya dan hapus segala kesalahannya lantaran rahmatMu wahai Dzat Yang Maha Penyayang. Aaminn ^^!


Rabu, 11 Juni 2014

SAHABAT ITU?



SAHABAT ITU?

Pernahkah kita merasa kesepian, hamba dan galau seorang diri. Seakan tak ada satupun yang peduli dan perhatian kepada kita. Saat itu kita menyadari bahwa kita butuh seseorang yang mau mendengarkan curahan hati kita. Bicara seseorang, kita pasti tahu itu sahabat. Banyak yang bertanya siapa sih sahabat yang baik itu? sahabat itu yang kayak gimana? apakah yang selalu menemani kita dalam suka atau duka, yang bias diajak hang out, dugem atau party. Ah..banyak deh opini tentang sahabat.

Nah kali ini saya akan menuliskan sedikit gambaran siapa itu sahabat? Emm..jangan-jangan sahabat kita itu musuh dalam kandang hehe…^^! Gak boleh su’uzon dulu ya. Bagiku sahabat itu seseorang yang hadir dalam hidup kita tanpa ada ikatan darah tetapi begitu dekat dengan kita. Jangan salah saat kita sedang ada masalah pasti yang kita hubungi sahabat dekat kita. Tetapi tak jarang apa yang kita inginkan tak sesuai harapan. Sahabat yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk berbagi, eh malah nambah masalah baru. Jadi baggaimana dong agar kita bisa menjadi sahabat yang baik. Yuk berbagi disini.

Salah satu sifat sahabat yang baik itu adalah pendengar yang baik. Pernahkan kita curhat serius ngalor-ngidul eh dia ya malah asyik dan lebih BT jika dia bilang ‘ emm.. tadi ngomong apa ya. So, untuk jadi sahabat yang baik pertama harus jadi pendengar yang baik.
Selain itu juga amanah dan setia. Pernah gak kita udah cerita masalah pribadi sama sahabat dan janji ini privasi, eh tahu-tahunya semua orang pada tahu masalah kita. Sebel bangetkan punya sahabat yang kayak ember bocor, tidak bisa menyimpan rahasia kita. Dan satu lagi yaitu setia. Kenapa harus setia, karena persahabatan itu harus dibangun dari rasa percaya dan kesetiaan. Kita pasti sering dengar sebuah pepatah “ pagar makan tanaman” alias SMS (sahabat makan sahabat). Pasti gak enak banget jika kita punya sahabat yang hobinya nusuk dari belakang, pura-pura baik eh gak tahunya….(terusin sendiri sesuai pikiran sobat). Ada lagi jika kita senang dia datang dengan memuji-muji kita tetapi saat kita terpuruk dia ya malah hilang. Ya kalau hilang lenyap, lah ini kayak kuntilanak jadi provokator untuk menjauhi kita. Jadi sob, jangan jadi sahabat kayak sundel bolong, depan ok, belakang bolong. Ngertikan hehe^0^.

Itu dulu pembahasan tentang sahabat, semoga menjadi pencerahan dalam mencari sahabat dan menjadi sahabat yang baik. Tentu sebaik-baik tempat mengadu hanya Allah SWT. Dialah tempat kita memohon dan meminta pertolongan.

Ya Allah hamba yang rapuh akan iman didada ini dan belumuran dosa memohon kepadaMu jadikan hamba sahabat yang baik untuk mereka, dekatkan kami dalam indahnya ukhuwah islamiyah dan kumpulkan kami disurgaMU kelak. Aamiin

Selasa, 03 Juni 2014

Cinta Dikejar Deadline

CINTA DI KEJAR DEADLINE
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
Jodoh pasti bertemu (Afgan – jodoh pasti bertemu)

            Ibukota, disinilah aku lahir dan tumbuh. Kota metropolitan yang terkenal padat dan macetnya. Kulihat bus yang setia menemaniku berangkat kerja walau tiap pagi tidak jarang harus berdesak-desakan dengan penumpang lainnya. Alhamdulillah pagi ini bus yang aku tumpangi tidak terlalu penuh, alhasil aku mendapat tempat duduk. Kulihat kaca bus kota tiba-tiba pikiranku menerawang jauh. Aku teringat obrolan serius orang tuaku tadi malam.
“apa yang kamu cari di usia yang hamper kepala tinga, apa kamu ingin jadi perawan tua selamanya. Apa heh, kurangnya Agus, dia baik, anak orang terpandang di desa ini. Waktunya kamu bersyukur masih ada pria baik seperti dia ingin melamarmu.” Bentak bapak kepadaku. Kulihat di wajahnya ada rasa marah dan kecewa karena aku lagi-lagi  menolak lamaran pria, bukan sekali tetapi sudah keempat kalinya. Lamaran keempat ini yang datang bukan dari golongan orang biasa, melainkan anak seorang lurah. Orangtuaku sangat menyayangkan keputusanku menolak lamarannya. Agus sugiarto 30 tahun, seorang duda. Aku menolaknya bukan karena statusnya, tetapi aku tak mungkin menyakiti perasaan sahabatku sendiri, Rahmi mantan istri agus. Aku mengetahui sifat-sifat agus dari rahmi, agus yang suka main wanita dan mabuk-mabukan. Apakah aku bisa bertahan dengan pria yang seperti itu.
Akhirnya orangtuaku memutuskan jika aku masih belum punya calon sebelum bulan ramadhan, maka mereka akan menerima lamaran dari agus. Apapun dan bagaimanapun aku harus setuju dengan keputusan mereka. Apa‼! Aku tidak salah dengar. Aku hanya diberi waktu 3 minggu untuk mencari pendamping hidup. Apakah itu mungkin? Cintaku benar-benar dikejar deadline.
Pulo gadung….‼!
Pulo gadung….‼! teriak kenek bus, seketika membuyarkan lamunan panjangku.
------------------------------------
Setelah shalat ashar aku putuskan kerumah sahabatku, Tiara. Mungkin dia bisa mencarikan solusi terbaik atas masalahku ini. Ibu dua anak ini merupakan wanita yang hebat tak hanya menjadi ibu rumah tangga tapi dia mahasiswi pasca sarjana di bidang hukum.
“Syifa, ada acara apa kamu kesini.” Tanyanya padaku.
“maaf tiara, aku mengganggumu, tetapi aku sedang ada masalah serius sekarang.” Jawabku. Lalu kuceritakan semua tragedi cintaku selama ini mulai beberapa penolakan terhadap pria yang ingin melamarku hingga deadline yang diajukan orangtuaku untuk mencari calon pendampingku.
Aku tak sanggup menahan airmata untuk tidak jatuh tetapi begitu mudah mengalir membasahi pipi. Tiara memelukku hangat dan menenangkan. “Insya Allah aku akan membantumu semaksimal mungkin. Sekarang kamu banyak berdo’a dan pasrahkan semua kepadaNya. Luruskan niatmu hanya kepadaNya.” Kata-katanya begitu halus menyusup kehatiku.
------------------------------------
Tut…… tuut…. Tut…..
Ada sms masuk. Kulihat tiara.
Maaf ya agak telat, 1 minggu tidak lama kan. Bisa ketemuan nggak, entar ba’da ashar di masjid An-nur ada ikhwan yang ingin ta’arufan denganmu.
Tiba-tiba hatiku berdesir, Alhamdulillah ya Allah, begitu cepatkah jodoh yang kau beri untukku. Aku benar-benar tidak fokus dalam bekerja dan merasa hari ini begitu lambat.
Tiba tiba HPku berdering, kulihat sms dari tiara. Ada apa, ini kan masih jam 2 siang. Maaf syifa, pertemuannya di batalkan karena ikhwannya lagi ada urusan keluarga di bandung. Maaf sekali lagi buatmu kecewa.
Tak terasa airmataku mengalir membasahi pipiku. Aku tak menyangka baru saja aku membayangkan pertemuan yang indah dengan seorang ikhwan yang soleh kandas begitu saja.
------------------------------------
Waktu berputar begitu cepat tak terasa, tinggal 2 hari lagi deadline yang diajukan orang tuaku. Aku resah dan gelisah, aku tak ingin menikah dengan agus. Aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika itu benar terjadi. Aku pasti menjadi istri yang paling menderita.Kucoba menghubungi tiara tetapi selalu gagal.
Hujan dan petir begitu gaduh memecah malam seolah mengerti perasaan yang terjadi kepadaku. Setelah shalat isya’ kucoba pejamkan mata tetapi bayangan agus seakan menerorku.
“Assalamualaikum.” Teriak seseorang dari luar rumah. Aku seperti mengenal suara itu. Kalau tidak salah itu suara mas Rudi suami tiara. Segera kubangkit dari tempat tidur.
“Walaikum salam.” Jawab bapak lalu beliau mempersilahkan tamunya masuk dan duduk. Aku hanya mampu menguping dari dalam kamar. Benar suara itu mas rudi, ada keperluan apa dia datang kesini. Aku tidak begitu jelas mendengar apa yang mereka bicarakan. Tiba-tiba ada suara seorang pria menyebutkan sebuah nama. Tetapi mengapa hatiku menjadi berdesir halus, entah perasaan apa yang menyusup kehatiku.
“pak, niat saya datang kemari untuk melamar putri bapak yang bernama Syifa Nurfadilah.” Kata seorang pria yang bersama mas rudi. Lututku seakan lemas, sujud syukur dan menangis, dalam penantian Allah menjawab do’aku.
------------------------------------
Selamat ya syifa. Dialah ikhwan yang ingin bertaarufan denganmu. Walaupun datangnya terlambat tetapi tepat waktu kan dari deadlinenya hehe ^^
            Kubaca sms dari sahabatku ini aku tersenyum bahagia akhirnya jodoh yang kunanti selama ini berlabuh pada ikhwan yang bernama Andi Firmansyah. Dialah ikhwan yang kupilih menjadi pangeran surgaku sekaligus imam penyelamat hidupku.
Terima kasih ya Allah, kau berikan jodohku di waktu dan siatuasi yang tepat. Walau harus di kejar deadline tetapi kuasaMu begitu indah untukku mensyukuri nikmat yang telah kau beri. Nikmat mana lagi yang harus aku dustakan.

SELESAI


Tentang penulis.
            Yanuari Purnawan lahir di Nongkojajar-Pasuruan, 22 tahun yang lalu. Dia menyelesaikan pendidikan terakhirnya di SMAN 1 KEJAYAN.

silahkan kunjungi facebooknya di yanuari_newton@ymail.com dan email yanuari.purnawan@gmail.com serta nomor HP 085649947840. “Cinta Di kejar Deadline” merupakan tulisan pertamanya.